Pages

Kategori

Selasa, 25 April 2017

ANALISA REKLAMASI PANTAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI WILAYAH KEPESISIRAN KOTA TERNATE

1. Dampak Lingkungan


  • Dampak Positif
          Perkembangan Keruangan yaitu program penataan kawasan pantai di Kelurahan Gamalama dengan jalan melakukan reklamasi memberikan dampak positif terhadap perkembangan keruangan, yaitu bertambahnya luas lahan terbangun.

        Perubahan fungsi Ruang/lahan di Kelurahan Gamalama. Kelurahan Gamalama kedudukan dalam Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTK) Ternate 2001-2010 termasuk dalam Bagian Wilayah Kota I (BWK) memiliki fungsi sebagai Pusat Perdagangan, Pemerintahan dan Pariwisata Terpadu. Wilayah ini diharapkan akan menjadi salah satu kawasan andalan bagi pengembangan perekonomian Kota Ternate serta regional di Provinsi Maluku Utara, maupun dalam kaitannya dengan kawasan Asia Pasific.

  • Dampak Negatif
          Pasang Surut, Pola Arus dan Abrasi Pantai.
         1) Pasang Surut. Data sekunder Tahun 2004 mengenai pasang surut, dari hasil pengukuran yang dilakukan oleh LP2S MU, pada masing-masing lokasi (Dufa-dufa, Gamalama, dan Kalumata) ditemukan nilai F antara 0,26-1,50 dengan demikian, tipe pasang surut (pasut) Pulau Ternate termasuk dalam kategori campuran mirip harian ganda sebagaimana umumnya tipe pasang surut di perairan bagian timur Indonesia. Nilai kisaran pasang surut (tide range) adalah perbedaan antara tinggi muka air pada saat pasang maksimum dengan tinggi muka air pada saat minimum, rata-rata berkisar antara 1-3 meter. 
       2) Pola Arus. Dari data pengukuran arah dan kecepatan arus permukaan di perairan Pulau Ternate, pada saat air laut pasang kecepatan arus di perairan dermaga Ahmad Yani 56 cm/detik dengan arah 500 Tenggara, dan kecepatan arus 34 cm/detik dengan arah 450 Timur. pada saat surut, dengan demikian kecepatan arus pada saat pasang di perairan dermaga Ahmad Yani lebih besar bila dibandingkan pada saat surut. Kecepatan arus di perairan reklamasi 20 cm/detik pada saat pasang dengan arah 300 Timur Laut.

     Sedimentasi.
     Pembuatan tanggul laut (construction sea wall) tanpa komposisi yang dirancang dengan konstruksi yang tidak memperhatikan arah arus bawah laut, pecahnya ombak dan gelombang serta pasut dapat mengakibatkan terjadinya sedimentasi pada perairan pantai di sekitarnya.

    Kedalaman Laut.
   Hasil pengukuran lapangan menunjukkan hanya di perairan laut Dermaga Resident 200 m ke arah selatan dari lokasi lahan reklamasi yang kedalamannya mencapai 1,94 m sedangkan pada lokasi perairan laut terminal baru lainnya kedalaman kurang dari dari 2 m, bahkan ada yang hanya 0,94 m seperti perairan di depan Kedaton Kesultanan Ternate (Kelurahan Salero).

    Banjir dan Sampah.
  Hasil pengamatan di lapangan, penyebab utama terjadi banjir di tiga lokasi tersebut terutama diakibatkan oleh buruknya sistem drainase perkotaan, sehingga meluapnya air ke badan jalan. Walaupun tidak ada pengaruh secara langsung antara reklamasi dengan banjir, namun demikian banjir mengakibatkan terganggunya aktifitas masyarakat terutama bagi para pedagang kaki lima.

    Kerusakan Terumbu Karang dan Padang Lamun. 
  Kegiatan reklamasi pantai di Kelurahan Gamalama sangat berpengaruh terhadap keberadaan terumbu karang terutama bagi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penggunaan tanah urugan yang terlepas keperairan dapat menyebabkan terjadi proses sedimentasi di sekitar lokasi reklamasi.

    
2. Upaya yang Dilakukan Untuk Menekan Dampak Negatif

      Dari uraian berbagai dampak pada pembahasan sebelumnya, maka dalam penelitian ini mengunakan tiga pendekatan startegis yaitu:
 1) Tindakan preventif yaitu pencegahan agar tidak muncul dampak negatif dari pelaksanaan reklamasi pantai, 
2) kuratif yaitu solusi untuk perbaikan terhadap dampak dari pelaksanaan reklamasi pantai yang sudah terlanjur ada, 
3) pengembangan yaitu solusi ke masa depan terhadap dampak positif maupun negatif. 






Sumber :

Djainal, Herry.2012.REKLAMASI PANTAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI WILAYAH KEPESISIRAN KOTA TERNATE.Ternate:Universitas Islam Sultan Agung. Diunduh di http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jlsa/article/download/228/204